Sinergitas Polri-TNI Berhasil Urai Kemacetan Lalin di 50 Kota

LIMAPULUH KOTA, NuansaPolitik.com-

Operasi Ketupat Singgalang dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran idul fitri 1444 H berakhir hari ini, Senin (5/1/2023).

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Ricardo Codrat Yusuf mengatakan, puncak arus mudik dan arus balik yang memasuki jalur Kabupaten Limapuluh Kota terjadi pada H-3 dan H+2 lebaran.

“Pada hari itu terjadi peningkatan, sekitar 116 ribu kendaraan yang masuk dari arah Pekanbaru ” katanya didampingi Kabag Ops. Kompol. Rudi Munanda, Kasat Intel, iptu. Simbolon dan Kasubag Humas AKP. H. Tambunan saat memantau arus balik di Pos Pelayanan Lebaran, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau.

Dikatakannya, untuk mengantisipasi kemacetan, pihaknya bersama stackholder telah melakukan beberapa alternatif, salah satunya sinergitas yang dibangun bersama Kodim 0306/50 Kota.

“Kita melakukan evaluasi, memindahkan Pos pelayanan lebaran yang semulanya berada dijalan kantor pemerintah daerah ke halaman Koramil 05/0306 Harau, sehingga jalur tersebut bisa dimanfaatkan sebagai alternatif,” katanya.

Menurut Kapolres, hal ini sangat membantu dalam melancarkan kendaraan yang masuk dan keluar melintasi wilayah Kabupaten Limapuluh Kota, karena dari pengalaman tahun sebelumnya cara bertindak/ jalur yang digunakan sampai antri hingga berjam-jam.

“Berkat kordinasi yang baik bersama dengan kodim dan koramil, dengan menggunakan halamannya sebagai pos Pelayanan, dan mengalihkan jalan ke arah Lubuak Batingkok Harau, rekayasa lalu lintas yang dilakukan akhirnya berjalan maksimal,” sebutnya.

Kapolres juga menjelaskan di hari terakhir operasi ketupat ini, tercatat masih ada 6 ribu kendaraan lagi yang akan keluar dari Kabupaten Limapuluh Kota, ia berharap kondisi ini tidak terlalu mengakibatkan kepadatan arus lalu lintas.

Usai memantau pos pelayanan Lebaran, selanjutnya Kapolres juga melakukan pemantauan ke Objek Wisata Lembah Harau. (rdo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *