Rumah Tahfidz Qur’an Sulaiman di Komplek Masjid Muhammad Hatta Diresmikan

LIMAPULUH KOTA, NuansaPolitik.com-

Ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ny. Adriyanti Rafly, Gedung Sekolah Tahfidz Qur’an Sulaiman di Komplek Masjid Muhammad Hatta Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota diresmikan, Sabtu siang (14/10/2023).

Ny. Adriyanti Rafly merupakan wakif atau yang mewakafkan gedung Sekolah Tahfidz Quran Sulaiman beserta isinya kepada Yayasan Wakaf Profesor Aziz Haily.

Selain pengguntingan pita, pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan prasasti penyerahan Sekolah Tahfidz Qur’an Sulaiman kepada Yayasan Wakaf Profesor Aziz Haily oleh Ir. H. Rafly AS, M.Sc (suami Ny. Adriyanti Rafly) didampingi Ketua DPRD Limapuluh Kota, Deni Asra, Asisten III Sekdakab Limapuluh Kota, Ketua Pembangunan Masjid Muhammad Hatta, Ferizal Ridwan, perwakilan Kemenag Limapuluh Kota, Safrijon Anwar, Ketua Yayasan Metri Aziz Haily, Pendiri Yayasan Ny. Ernita Haziz Haily, Gemala Hatta (Putri Bung Hatta), Wati Harun Zen, Wali Nagari, Bamus, tokoh masyarakat, niniak mamak dan tamu undangan lainnya serta ratusan masyarakat.

Ferizal Ridwan mengatakan, bahwa dengan telah diresmikannya Sekolah Tahfidz Qur’an Sulaiman, maka bertambah kelengkapan Islamic Center yang akan dibangun Yayasan Wakaf Profesor Aziz Haily di Komplek Masjid Muhammad Hatta tersebut. Menurutnya, pembangunan di komplek islamic center tersebut akan dilanjutkan, termasuk melanjutkan pembangunan masjid Muhammad Hatta yang saat ini progresnya belum 100 persen.

“Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan Sekolah Tahfidz Qur’an Sulaiman. Dengan diresmikannya bangunan ini berarti kelengkapan Islamic Center yang akan dibangun melalui Yayasan Prof. Aziz Haily menjadi bertambah,” sebut Ferizal Ridwan.

Ia menyebut, rumah tahfidz tersebut akan beroperasi setiap hari mulai dari sore hingga malam. Selain itu, santri akan dibimbing oleh tenaga pengajar yang merupakan ustadz yang sudah berpengalaman dibidangnya.

“Rumah tahfidz ini dibuka setiap hari. Kegiatannya disingkronkan dengan pendidikan umum, karena para santri kita bersekolah di sekolah-sekolah umum. Artinya, ketika santri ini sudah selesai melaksanakan proses belajar mengajar di sekolah mereka masing-masing, santri ini akan kita jemput langsung ke sekolahnya untuk selanjutnya melaksanakan belajar tahfidz di sekolah Tahfidz Qur’an Sulaiman,” ucap Wakil Bupati Limapuluh Kota periode 2016-2021 itu.

“Kapasitas kita adalah sebanyak 20 santri per angkatan. Alhamdulillah, untuk tahap pertama kita melakukan uji coba sebanyak 12 santri,” tambahnya.

Sementat itu, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Limapuluh Kota, Safrijon mengapresiasi Yayasan Profesor Aziz Haily yang telah berhasil membangun sekolah tahfidz qur’an di komplek Masjid Muhammad Hatta Sarilamak. Menurutnya pembangunan rumah tahfidz itu singkron dengan program pemerintah daerah, yakni satu nagari satu rumah tahfidz.

“Kita apresiasi pembangunan masjid dan rumah tahfidz ini. Apalagi bangunan tahfidz ini dibangun berada didalam komplek masjid. Ini menandakan bahwa nilai dan fungsi masjid ini lebih besar. Karena selain untuk pusat spiritual juga sebagai pusat pendidikan,” katanya.

Safrijon berharap, pembangunan rumah tahfidz yang berada di komplek masjid itu dapat menjadi percontohan bagi masjid-masjid lain di Limapuluh Kota. Selain itu, pihaknya juga siap membantu pengurus untuk melakukan pembinaan hingga menjadi lebih baik lagi.

“Ini merupakan buah perjuangan kita bersama, termasuk Buya Feriza Ridwan. Semoga, dengan banyaknya lahir generasi penghafal quran di rumah tahfidz ini akan menjadi pahala yang berlipat ganda bagi kita semua,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Limapuluh Kota Deni Asra mengatakan bahwa pembangunan masjid dan rumah tahfidz tersebut sejalan dengan visi daerah, yakni mewujudkan Limapuluh Kota yang madani, beradat dan berbudaya dalam kerangka adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah.

“Saya atas nama pribadi dan DPRD bersama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada keluarga besar Prof. Aziz Haily dan semua orang yang telah berjasa dalam pembangunan Masjid Muhammad Hatta dan Sekolah Tahfidz Quran Sulaiman ini,” kata politisi Partai Gerindra tersebut.

Ia mengajak masyarakat Limapuluh Kota untuk kembali menghidupkan kegiatan-kegiatan positif di masjid dan rumah tahfidz. Melalui kegiatan-kegiatan positif itu katanya, akan dapat menciptakan generasi muda yang hafal Al-quran dan mewujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin.

“Kami yakin dan percaya semua yang telah kita lakukan ini Insya Allah akan bermanfaat bagi masyarakat banyak,” pungkas Deni Asra.

Pada kesempatan itu, keluarga besar Ny. Adriyanti Rafly juga menyerahkan bantuan untuk kelanjutan pembangunan Masjid Muhammad Hatta sebesar Rp50 juta. (rdo)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *