Irfendi Arbi: Selamat Datang Para Perantau di Kampung Halaman Ranah Minang Tercinta

LIMAPULUH KOTA, NuansaPolitik.com-

Mantan Bupati Kabupaten Limapuluh Kota periode 2016-2021 Ir. H. Irfendi Arbi, MP mengungkapkan, banyaknya mobil pribadi dengan nomor polisi dari daerah luar berseliweran di kawasan ranah Minang Provinsi Sumatera Barat, utamanya di daerah Luak Limopuluah (Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh,red) membuktikan banyaknya urang rantau yang pulang mudik ke kampung halamannya.

“ Kita dapat merasakan, betapa rindunya para perantau rang awak yang tersebar di seluruh pelosok tanah air, untuk bisa pulang mudik ke kampung halamannya ranah Minang tacinto untuk melepas taragak basuo dengan tanah kelahiran, para dunsanak dan keluarga serta teman sejawat sapamainan setelah bertahun-tahun ditinggal pergi karena berjuang di rantau orang,” ungkap Irfendi Arbi.

Menurut tokoh yang kini tengah mempersiapkan diri maju sebagai calon anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sumbar 2 bersama Partai NasDem itu, saat Hari Raya Idul Fitri inilah kita dapat bermaaf-maafan dan saling melepas taragak dan bercerita tentang perjalanan hidup serta kondisi keluarga kita masing-masing selama berada di rantau orang.

“ Pulang mudik saat Lebaran Idul Fitri benar-benar ajang malapeh taragak dan sekaligus malapeh salero akan rindunya makanan khas kampung halaman yang sulit ditemukan di tanah rantau,” ujar Irfendi Arbi menyampaikan selamat datang kepada para dunsanak urang awak yang berkesempatan pulang kampung pada Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah tahun 2023 ini.

Menurut Irfendi Arbi, sudah menjadi tradisi di nagari-nagari di Provinsi Sumatera Barat, tentunya termasuk di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh, momen pulang basamo urang rantau dimanfaatkan untuk menjalin hubungan silaturahmi melalui kegiatan-kegiatan positif seperti halal bihalal.

Biasanya, kegiatan halal bihalal tersebut selain sebagai ajang bermaaf-maafan, juga dimanfaatkan para perantau untuk menyampaikan pesan moral tentang kondisi pembangunan daerah, termasuk menyampaikan saran, buah pikir terkait tentang kondisi sosial lingkungan masyarakat serta perkembangan pembangunan daerah, serta tentang pendidikan untuk masa depan para generasi penerus masyarakat Minang.

“ Tidak jarang, dalam kegiatan halal bihalal tersebut, terutama bagi para perantau yang berhasil secara ekonomi merasa prihatin melihat kondisi kampung halamannya yang butuh dukungan lalu memberikan bantuan agar tanah kelahirannya bisa lebih maju sejajar dengan kampung-kampung lainnya,” ungkap Irfendi Arbi.

Dipenghujung wawancara, atas nama pribadi dan keluarga, Irfendi Arbi mengucapkan selamat datang rang rantau di ranah Minang tacinto. Semoga kedatangan para dunsanak di kampung halaman benar-benar bisa menebus rasa rindu yang telah lama dirasakan selama berada diperantauan. (Ryo briges)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *