Hendra, Mantan Aktivis Mahasiswa yang Peduli Masyarakat Itu Nyaleg untuk DPRD Limapuluh Kota

LIMAPULUH KOTA, Nuansapolitik.com

Kampanye Pemilu Legislatif dan Presiden RI resmi dimulai, Selasa 28 November 2023. Semua Calon Legislatif sudah mulai tebar pesona ke masyarakat agar dapat dipilih pada 14 Februari 2024 mendatang.

Bacaan Lainnya

Salah satu diantaranya adalah Hendra S.Pd, Mantan aktivis mahasiswa Sumatera Barat yang memantapkan diri maju sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, melalui Partai PPP untuk Dapil 1 Kecamatan Harau dan Payakumbuh.

Lantas, apa motivasi Putra Asli Batu Bolang, Kecamatan Harau Ini memilih melanjutkan pengabdiannya maju sebagai calon legislatif ? Saat diwawancarai di kediamannya, tokoh Pendiri BEM IKIP/UNP Padang dan Ketua Umum Pertama 1990/1991 itu mengaku ingin mewakafkan dirinya kepada masyarakat.

“Saya bertekad melalui aspirasi meningkatkan kesejahteraan anak nagari,” ujar Hendra dengan penuh semangat, Sabtu (2/12/2023).

Selain mantan aktivis mahasiswa yang aktif menyuarakan suara rakyat itu, Hendra juga merupakan mantan birokrasi yang telah melalang buana di pemerintahan. Terakhir, memegang berbagai jabatan strategis yang berhubungan langsung dengan masyarakat di Pemerintahan Kabupaten Limapuluh Kota.

Ini pulalah, yang menjadikannya mantap untuk maju merubut kursi di DPRD Limapuluh Kota. Baginya, duduk di legilslatif akan memudahkannya, membantu pemerintah membuat aturan yang mengarah kedalam peningkatan kualitas hidup masyarakat serta membangun sarana dan prasarana yang dibutuhkan. “Kita ingin Kabupaten Limapuluh Kota mandiri dan tidak lagi mengalami kesulitan keuangan”, katanya.

Majunya Hendra sebagai calon legistif DPRD Kabupaten Limapuluh Kota juga mendapat dukungan positif dari berbagai tokoh masayarakat, salah satunya dukungan datang dari Pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kecamatan Harau, Syofinar Dt Damuanso Nan Putie. Menurutnya, pilihan sikap yang dilakukan Hendra sebagai Caleg DPRD 50 Kota dari Partai PPP nomor urut 7 itu sudah tepat karena terbukti peduli dan kaya akan pengalaman.

Pasalnya, Hendra merupakan pribadi yang sejak kecil selalu menjadi aktivis di sekolah dan masyarakat, pernah menjabat Ketua OSIS di SMPN Tanjung Pati, sekarang SMPN 1 Harau 1981/1982. Ikut serta mendirikan Pemerintahan Nagari Batu Balang 2001 yang sebelumnya adalah Pemerintah Desa, Dimasa itu, Batu Balang adalah Pemerintah Nagari Pertama di Kabupaten 50 Kota yang diresmikan Gubernur Sumbar ketika dipimpin Bupati Alis Marajo, dan Hendra terpilih menjadi Ketua Badan Perwakilan Anak Nagari Batu Balang 2001 sd 2006.

“Dengan pengalaman di bidang pemerintahan dan aktivis masyarakat yang dimiliki, kita yakin Hendra mampu membawa perubahan untuk kepentingan masyarakat. Mudah-mudahan pada pileg 2024 terpilih menjadi Wakil Rakyat,” harapnya.

Sementara itu alumni UNP Padang Aldi, S.Pd, juga merespon positif seniornya Hendra ikut mencaleg di DPRD Kabupaten Limapuluh Kota pada Pileg 2024.

” Kami sangat berbangga hati karena senior kami alumni IKIP/UNP Padang, Hendra ikut mencaleg dan beliau adalah aktivis mahasiswa yang mumpuni dan membuat sejarah sebagai pendiri dan terpilih secara demokratis sebagai Ketua Umum pertama Badan Eksekutif Mahasiswa IKIP/UNP 1990/1991 dan menjadi aktivis masyarakat dan juga berpengalaman sebagai PNS sebagai Guru, Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Pejabat di Pemkab Limapuluh Kota di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabag Humas dan Protokoler dan Kabid Linmas Satpol PP 50 Kota” ujar Aldi dengan penuh semangat dan sekaligus berharap masyarakat pemilih di Dapil 1 Harau dan Kecamatan Payakumbuh menjatuhkan  pilihan kepada Hendra.

Sebagai senior, ulas Aldi,  Hendra adalah pribadi yang santun dan cepat respon terhadap persoalan yang dibicarakan dengannya dan mencarikan jalan keluar sehingga masalah itu segera tuntas penyelesaiannya, serta memiliki jaringan pertemanan yang banyak di Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat dan ditingkat Nasional dan bang Hendra adalah Ketua Pengurus Masjid Alhidayah Koto Kociak Batu Balang dan menjadi Imam Sholat di Masjid tersebut.

Diungkapkan Aldi, menjadi Caleg  DPR/DPRD hendaknya memiliki pengalaman yang luas, baik di masyarakat maupun di pemerintahan karena nanti mereka bertanggung jawab mengelola pemerintahan yang mumpuni dan siap mempertanggung jawabkan hasil karyanya untuk daerah dan masyarakat. Dan yang lebih penting, pertanggung jawaban kepada Allah SWT di akhirat nanti.

Sementara itu, Hendra ketika ditanyakan tentang isu politik uang dalam pesta demokrasi ini, Hendra merespon bahwa demokrasi tidak boleh dinodai dengan jual beli, karena nanti akan terpilih legislator karbitan dan tidak  mampu membawa perubahan dalam pemerintahan dan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Di dalam ajaran Islam ditegaskan Al Qur’an bahwa orang yang menyogok dan orang yang menerima sogokan akan kekal di dalam neraka selamanya. Semoga pesta demokrasi yang akan digelar 14 Februari 2024 ini mampu menghasilkan pemimpin yang hebat, berkarakter dan mampu memajukan daerah dengan cerdas. Semoga!.” Pungkas Hendra. (rdo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *