DINKES KABUPATEN LMAPULUH KOTA TERUS BERIKAN PELAYANAN TERBAIK UNTUK KESEHATAN MASYARAKAT

LIMAPULUH KOTA, NuansaPolitik.com-

Pembangunan kesehatan diselenggarakan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluhkota dalam rangka  meningkatkan kesehatan  masyarakatnya melakukan berbagai  prioritas Pembangunan Kesehatan dilaksanakan melalui Program Indonesia Sehat dengan mewujudkan paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan, dan jaminan kesehatan nasional. Upaya mewujudkan paradigma sehat ini dilakukan melalui pendekatan keluarga dan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).

Bupati Kabupaten Limapuluh Kota H.Safaruddin Dt. Bandaro Rajo mengatakan bahwa, dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota, berbagai program telah dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan dan  keberhasilan pelaksanaan pembangunan kesehatan sangat dipengaruhi oleh pendekatan, kebijakan, dan strategi program yang tepat serta sasaran yang jelas.

Agar sumber daya yang ada dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien, maka upaya-upaya pembangunan kesehatan diselenggarakan secara terintegrasi sejak dari perencanaan sampai ke pelaksanaan, pemantauan dan evaluasinya. Sasarannya pun difokuskan kepada keluarga,dengan dihidupkannyakembali “PendekatanKeluarga”.

Dukungan data dan informasi kesehatan yang akurat, tepat, dan cepat sangat menentukan dalam pengambilan keputusan menuju arah kebijakan dan strategi pembangunan kesehatan yang tepat. Penduduk. sebagai determinan pembangunan perlu mendapat perhatian yang serius. Program pembangunan, termasuk pembangunan di bidang kesehatan, didasarkan dinamika kependudukan.

Upaya Pembangunan di bidang kesehatan tercermin dalam program kesehatan melalui upaya promotif, preventif, kuratif maupun. rehabilitatif. Pencapaian derajat kesehatan yang optimal bukan hanya menjadi tanggung jawab dari keterkaitannya,namun sektor terkait lainnya seperti sektor pendidikan, ekonomi, sosial dan pemerintahan juga memiliki peranan yang cukup besar. Kesehatan merupakan hak semua penduduk, sehingga ditetapkan target dan  sasaran pembangunan Kesehatan.

Selanjutnya Kepala Dinas Kesehatan Limapuluhkota Yulia Masna, SKM, M.Kes menyampaikan bahwa, Kabupaten Limapuluh Kota terdiri dari 13 Kecamatan 79 nagari dan 429 jorong. Dari 13 Kecamatan yang ada terdapat 22 Puskesmas terdiri dari  5 Puskesmas rawatan dan 17 Puskesmas non rawat inap.

Kabupaten Limapuluh Kota memiliki satu Rumah Sakit Umum Daerah yaitu RSUD Achmad Darwis Suliki. RSUD Amchmad Darwis Suliki adalah Rumah Sakit Tipe C. Untuk Puskesmas, pada Tahun 2021 Kabupaten Limapuluh Kota memiliki 22 Puskesmas. Untuk lebih  mendekatkan lagi Puskesmas dengan. masyarakat terdapat 88 buah Puskesmas Pembantu dan 131 buah Poskesri.

Selain Rumah Sakit, Puskesmas tahun 2021 terdapat 3 klinik pratama, 6 praktek dokter bersama, 15 praktek dokter umum perorangan,9 praktek dokter gigi perorangan,1 praktek perseorangan, dan 1unit tranfusi darah.

Terkait jaminan Kesehatan masyarakat, tahun 2021 jumlah peserta JKN di Kabupaten Limapuluh Kota sebanyak 310.462 jiwa,yang terdiri dari Penerima Bantuan Iuran (PBI)APBN 186.470 jiwa dan PBI APBD 25.337 jiwa. Untuk Non PBI adalah Pekerja Penerima Upah (PPU) 50.605 jiwa, Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU)/mandiri 42.916 jiwa dan Bukan Pekerja ( BP ) 5.134 jiwa. Yang termasuk dalam kelompok pekerja penerima adalah PNS,POLRI,ASABRI dan Perusahaan.

Posyandu aktif, jumlahnya ditahun 2023 yaitu  564, dan sekarang strata posyandu tidak ada lagi, dan yang ada Posyandu Aktif. Posyandu merupakan kependekan dari Pos Pelayanan Terpadu. Kegiatan di Posyandu Merupakan kegiatan nyata yang melibatkan partispasi masyarakat dalam upaya pelayanan kesehatan dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat yang dilaksanakan oleh kader-kader. kesehatan yang telah mendapat pendidikan dan pelatihan dari puskesmas.

Poskesri ditahun 2021 yang ada Di Kabupaten Limapuluh Kota berjumlah131buah. Poskesri merupakan upaya kesehatan bersumber daya masyarakat yang dibentuk di nagari dalam rangka mendekatkan penyediaan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat nagari,dengan kata lain salah satu wujud upaya untuk mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

Tenaga Kesehatan yang ada di Puskesmas, RSUD Suliki dan Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota berjumlah 18 orang dokter spesialis, 65 orang dokter umum, 31 orang dokter gigi, perawat 273 orang, Bidan 409 orang, Kesehatan Masyarakat 32 orang,Kesehatan Lingkungan 22 orang, Gizi 31 orang, Ahli Laboratorium Medik 39 orang, Tenaga Teknis Biomedika lainnya 25 orang, Keterapian Fisik 4 orang, Keteknisian Medis 59 orang,Kefarmasian 85 orang Dan Tenaga Penunjang/Pendukung Kesehatan 195 orang. (rdo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *